Kembali ke Beranda
Iklan
Daerah

Dari Papua untuk Negara, GMKI Timika Ajak Mahasiswa Berkontribusi Lewat Publikasi Ilmiah

Dipublikasikan pada 20 Apr 2026
Dari Papua untuk Negara, GMKI Timika Ajak Mahasiswa Berkontribusi Lewat Publikasi Ilmiah


MIMIKA, PAPUA TENGAH — Upaya meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa di Papua terus didorong melalui penguatan budaya literasi ilmiah. Pengurus Komisariat Abdiel Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Timika menggelar Seminar Penyusunan Jurnal Terindeks SINTA/Scopus dan Karya Tulis Ilmiah (KTI) di Era Akademik Modern sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa bagi pembangunan nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Institut Jembatan Bulan tersebut menghadirkan narasumber Michael Haratua Rajagukguk, seorang peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus senior GMKI. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya kemampuan menulis ilmiah sebagai pintu masuk menuju pengakuan akademik di tingkat nasional maupun global.

“Publikasi ilmiah bukan hanya soal akademik, tetapi juga kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan solusi bagi persoalan masyarakat,” ujar Michael dalam sesi seminar.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk berani keluar dari zona nyaman dan mulai aktif menghasilkan karya ilmiah yang terstruktur dan relevan. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi melalui tulisan ilmiah yang berkualitas.

“Mahasiswa harus mulai membiasakan diri menulis secara sistematis dan mengikuti standar jurnal terindeks seperti SINTA dan Scopus agar mampu bersaing di tingkat internasional,” tambahnya.

Seminar tersebut dihadiri oleh kader, pengurus komisariat, serta pengurus cabang GMKI Timika. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang dinamis, terutama saat membahas teknik penulisan jurnal ilmiah yang sesuai dengan standar indeksasi nasional dan internasional.


Iklan

Ketua Komisariat Abdiel GMKI Timika, Ferly Toisuta, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai seminar ini menjadi langkah penting dalam membangun tradisi akademik di lingkungan GMKI.

“Kegiatan ini adalah langkah strategis untuk menumbuhkan budaya literasi ilmiah di kalangan kader GMKI, sekaligus mendorong mahasiswa Papua agar mampu berkontribusi bagi bangsa melalui karya tulis,” ungkap Ferly.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan kapasitas akademik mahasiswa sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan riset nasional.

“Kami melihat bahwa upaya ini selaras dengan program pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Papua,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ferly mengingatkan pentingnya keseimbangan antara intelektualitas dan nilai spiritual dalam proses pembelajaran.

“Kami berharap seluruh kader tetap mengandalkan Tuhan Yesus Kristus dalam setiap proses belajar dan pelayanan, karena iman dan intelektualitas harus berjalan beriringan,” tutupnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen GMKI Timika dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga unggul secara akademik. Dari Papua, semangat publikasi ilmiah terus digaungkan sebagai kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan nasional dan menembus kancah global melalui karya dan pemikiran ilmiah.

Komentar Pembaca (0)

Ingin ikut berdiskusi?

Masuk atau daftar untuk memberikan komentar pada artikel ini.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat Anda!