Kembali ke Beranda
Iklan
Nasional

Cetak Sejarah: Wapres Gibran Kunjungi Asmat, Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Papua Selatan

Dipublikasikan pada 24 Jun 2026
Cetak Sejarah: Wapres Gibran Kunjungi Asmat, Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Papua Selatan

AGATS — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Kunjungan ini mencatatkan momen penting sebagai salah satu kehadiran pejabat tinggi negara di wilayah pesisir yang dikenal dengan kondisi geografisnya yang menantang, sekaligus menegaskan kontinuitas fokus pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di wilayah Indonesia Timur.

Kehadiran Wapres Gibran di Ibu Kota Agats disambut oleh jajaran pemerintah daerah beserta ribuan warga setempat. Langkah ini dinilai berbagai pihak sebagai penegasan komitmen politik kesejahteraan yang berkelanjutan, meneruskan arah kebijakan pembangunan berbasis Indonesia-sentris yang telah dirintis dalam satu dekade terakhir.

Selama berada di Agats, Wapres Gibran meninjau sejumlah infrastruktur strategis yang menjadi pilar pelayanan publik di Asmat. Di antaranya adalah RSUD Perpetua J. Safanpo guna memastikan standardisasi layanan kesehatan masyarakat, serta peninjauan progres pembangunan Gedung Katedral Keuskupan Salib Suci Agats sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap sarana keagamaan dan sosial.

Selain infrastruktur fisik, penguatan sektor pendidikan dan kebudayaan juga menjadi fokus utama dalam agenda kerja ini. Wapres berdialog dengan para tokoh adat di Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat untuk menyerap aspirasi terkait pelestarian seni ukir dunia khas Asmat di tengah arus modernisasi. Pemerintah menekankan bahwa lompatan pembangunan ekonomi di Papua Selatan tidak akan mengeliminasi nilai-nilai luhur adat, melainkan berjalan selaras sebagai identitas bangsa.

Iklan

Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga berinteraksi dengan anak-anak Papua dengan membagikan pemenuhan gizi dan alat edukasi. Momentum ini memperlihatkan fokus pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Papua yang unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi demi menyongsong agenda Indonesia Emas.

Kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat ini mengirimkan pesan kuat mengenai kehadiran negara di wilayah-wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui integrasi program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, kunjungan ini diharapkan dapat mengakselerasi pemerataan pertumbuhan ekonomi, memperkecil ketimpangan antarwilayah, serta memastikan seluruh masyarakat Papua Selatan dapat merasakan dampak nyata dari pembangunan nasional. (AZ)


Komentar Pembaca (0)

Ingin ikut berdiskusi?

Masuk atau daftar untuk memberikan komentar pada artikel ini.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat Anda!