Cetak Sejarah: Wapres Gibran Kunjungi Asmat, Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Papua Selatan

AGATS — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Kunjungan ini mencatatkan momen penting sebagai salah satu kehadiran pejabat tinggi negara di wilayah pesisir yang dikenal dengan kondisi geografisnya yang menantang, sekaligus menegaskan kontinuitas fokus pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di wilayah Indonesia Timur.
Kehadiran Wapres Gibran di Ibu Kota Agats disambut oleh jajaran pemerintah daerah beserta ribuan warga setempat. Langkah ini dinilai berbagai pihak sebagai penegasan komitmen politik kesejahteraan yang berkelanjutan, meneruskan arah kebijakan pembangunan berbasis Indonesia-sentris yang telah dirintis dalam satu dekade terakhir.
Selama berada di Agats, Wapres Gibran meninjau sejumlah infrastruktur strategis yang menjadi pilar pelayanan publik di Asmat. Di antaranya adalah RSUD Perpetua J. Safanpo guna memastikan standardisasi layanan kesehatan masyarakat, serta peninjauan progres pembangunan Gedung Katedral Keuskupan Salib Suci Agats sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap sarana keagamaan dan sosial.
Selain infrastruktur fisik, penguatan sektor pendidikan dan kebudayaan juga menjadi fokus utama dalam agenda kerja ini. Wapres berdialog dengan para tokoh adat di Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat untuk menyerap aspirasi terkait pelestarian seni ukir dunia khas Asmat di tengah arus modernisasi. Pemerintah menekankan bahwa lompatan pembangunan ekonomi di Papua Selatan tidak akan mengeliminasi nilai-nilai luhur adat, melainkan berjalan selaras sebagai identitas bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga berinteraksi dengan anak-anak Papua dengan membagikan pemenuhan gizi dan alat edukasi. Momentum ini memperlihatkan fokus pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Papua yang unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi demi menyongsong agenda Indonesia Emas.
Kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat ini mengirimkan pesan kuat mengenai kehadiran negara di wilayah-wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui integrasi program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, kunjungan ini diharapkan dapat mengakselerasi pemerataan pertumbuhan ekonomi, memperkecil ketimpangan antarwilayah, serta memastikan seluruh masyarakat Papua Selatan dapat merasakan dampak nyata dari pembangunan nasional. (AZ)
Berita Terkait

Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo Aman dan Kondusif, Titik Terang Program Pemerintah Jangkau Masyarakat

Wapres Gibran Rakabuming Pantau Langsung Program Makan Bergizi di Yahukimo: Harapan Baru untuk Pendidikan Papua

Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo Sukses, Bukti Tekad Kuat Negara Wujudkan Kesejahteraan di Papua

Mimika Menyambut Koperasi Merah Putih: Langkah Besar untuk Ekonomi Lokal Papua

Koperasi Merah Putih: Langkah Strategis Memperkuat Ekonomi Inklusif di Papua Tengah

Presiden Kirimkan Utusan Khusus Kawal Pemulihan Bencana Sumatra
Komentar Pembaca (0)
Ingin ikut berdiskusi?
Masuk atau daftar untuk memberikan komentar pada artikel ini.